Showing posts with label vera. Show all posts
Showing posts with label vera. Show all posts
Thursday
Saturday
Cerita seks: Pesta seks Janda dengan Remaja
Esok
paginya, Seperti biasa Vera dan Natasya segera mandi, lalu turun untuk sarapan,
hanya memakai celana dalam saja. Vera dan Natasya segera duduk dan mengambil
sarapan, "Pagi janda jandaku", "Pagi pak", Pak Arif
langsung turun kebawah meja, dan melesat meraih buah dada Natasya, segera
dielus dan diremas buah dada montok nan besar itu. "Nat, makan yang banyak
ya", "Iya Pak, tenang ajaa", "Vera jugaa", "Iya
pak, siap" Saat Vera dan Natasya sedang makan. Pak Arif sudah asyik
menikmati buah dada montok milik Natasya, juga air susunya. Setelah puas, pak
Arif berpindah menikmati buah dada pendatang baru, si Vera yang cantik itu.”Sluurp…slruup…memang
sedap susu kalian berdua..slruup”, Natasya dan Vera sudah selesai makan, namun
mereka harus menunggu pak Arif itu selesai meminum air susu mereka. Kemudian tampak
pak Arif sudah selesai. "Sudah, hari ini tidak ada yang menghubungi saya,
kalian cari orang sendiri ya", "Yaah, ya udah pak" Natasya dan
Vera segera kekamarnya, lalu mulai memakai pakaian.
"Kalau
gak ada booking, kemana kita Nat?", Vera melihat Natasya mengambil telepon,
tampak ia sedang menelepon seseorang. “Halo Jefri…Iya ini Tante Nat, kamu ini dimana?...Oh,Kalau
tante samperin boleh?... hehe, tuh tau, mau kan?...Siip, tunggu disana yaa…”
Natasya lalu menutup telepon itu. “Siapa Nat?”, “Itu, si Jefri, anak smp yang
kemarin itu…”, “Oh, kamu telepon dia ya?”, “Iya, daripada nganggur ayo
nyamperin dia aja Ver, mumpung ada temen temennya juga”, “Wah, boleh tuh Nat”. Vera
dan Natasya lalu mencari pakaian yang pas untuk hari minggu itu.
"Kalau
gak ada booking, kemana kita Nat?", Vera melihat Natasya mengambil telepon,
tampak ia sedang menelepon seseorang. “Halo Jefri…Iya ini Tante Nat, kamu ini dimana?...Oh,Kalau
tante samperin boleh?... hehe, tuh tau, mau kan?...Siip, tunggu disana yaa…”
Natasya lalu menutup telepon itu. “Siapa Nat?”, “Itu, si Jefri, anak smp yang
kemarin itu…”, “Oh, kamu telepon dia ya?”, “Iya, daripada nganggur ayo
nyamperin dia aja Ver, mumpung ada temen temennya juga”, “Wah, boleh tuh Nat”. Vera
dan Natasya lalu mencari pakaian yang pas untuk hari minggu itu.
Labels:
cerita seks,
Gangbang,
Janda muda,
montok,
ngentot,
smp,
susu,
tante,
vera
Thursday
Cerita seks: Vera mendapat pekerjaan baru
Pagi
Itu Vera terbangun, ia segera beranjak dari tempat tidurnya. Tampak dimatanya
Natasya sudah berdiri tanpa busana, sepertinya ia baru saja selesai mandi,
karena itu Vera memilih segera pergi mandi saja. Setelah mandi, Vera melihat
Natasya sudah tidak ada dikamar itu. Janda muda itu segera bersiap dan memakai
pakaian, lalu turun kebawah dan menuju ruang makan. Setiba disana, Vera kaget
sekali, tampak Natasya sedang makan, tapi hanya menggunakan dalam saja. Vera
melihat ternyata pak Arif sedang ada dibawah meja, dan sedang menyedot puting
Natasya, ternyata pemilik kost itu sedang menikmati air susu Natasya.
"mm.. selamat pagi...", "Pagi Ver, sini, sarapan dulu..",
"iya Nat, Pak Arif lagi... minum susu ya?",
"mmm...slruup...mmm... eh Vera, Iya, pagi hari minum susu segar kan baik,
hehe", "Ooh, gitu pak, silahkan dilanjutkan" Vera lalu mendekati
meja itu, dan mulai ikut makan. Vera sempat bingung, Natasya begitu tenangnya
saat buah dadanya diremas dan putingnya dikenyot oleh pak Arif. Vera sadar
dirinya pasti mendesah saat buah dadanya diremas dan disedot air susunya oleh
laki-laki. "Ver, kok ngelamun, gih cepet makan", "iya Nat, wah,
kamu memang terlatih", "terlatih gimana?", "Lagi menyusui
pak Arif pun kamu tenang tenang saja", "Hehe, kan udah biasa",
Vera sadar, ternyata yang diberitahukan Natasya kemarin malam adalah soal ini.
"mm...slruup...slruup.. Iya Vera, Nat sudah ahlinya kalau
begini..slruup..mmm" Pak Arif masih bisa menjawab sambil bergantian
menyedot puting kanan dan kiri milik Natasya demi menikmati air susunya.
Setelah makan Vera dan Natasya pergi kekamar lagi, tampak Natasya mulai
mengenakan pakaian.
"Nat,
tiap hari emang kamu nyusuin pak Arif ya?", "Iya, sebagai ganti bayar
kost", "waah, enak dong", "Iya, aku kerjanya juga sama pak
Arif", "Kerja apa kamu?", "Udah, nanti kamu juga pasti
tau...", "wah, jadi penasaran", "Haha, Ver, ikut aku
yuk", "Kemana? aku mau cari kerja", "udaah, kamu kerja sama
pak Arif aja deh", "sebenarnya kerjanya ngapain sih?",
"Udah sekarang temenin aku". Natasya lalu mengajak Vera keluar,
dengan motor mereka berkendara menuju suatu tempat.
Labels:
cerita seks,
Janda muda,
montok,
ngentot,
susu,
threesome,
vera
Tuesday
Cerita seks: Pertemuan Vera dan Natasya
Vera
yang merasa sudah fit itu segera bersiap untuk mencari pekerjaan, tapi sebelum
itu Vera memilih mengontrakkan rumahnya itu, dan pergi keluar kota saja, ia sadar
dikotanya sekarang pasti ia tidak bisa mendapat pekerjaan(Cerita sebelumnya,Klik Disini).Vera segera mencari
tempat kost dikota tujuannya melalui internet. Vera menemukan sebuah kost yang
dikhusukan untuk perempuan single dengan usia 25-30 tahun, ia pun memilih untuk
tinggal dikost itu. Setelah transaksi selesai, Vera segera mengemasi barangnya
dan kemudain berpamitan kepada tetangga dekatnya. "Pak Darji, Bu Dian,
Saya titip rumah saya, tolong diatur sendiri tentang sistem kontraknya",
"Iya mbak, saya jamin aman, nanti uangnya biar kami kirim ke atmnya mbak
Vera. Suami saya pasti bisa mengaturnya dengan baik" Vera melihat Pak
Darji tidak seperti saat sedang mencoba menikmati air susunya, pria itu lebih
memperhatikan istrinya. "Iya, mbak Vera tenang saja, oh iya, mbak vera
bisa ambil motor saya sebagai ganti kepengurusan rumah ini", "Wah,
terima kasih pak, terima kasih bu", "Iya mbak, kan mbak Vera sudah
seperti anak saya, iya gak pak?", "oh, itu, iya iya, begitu mbak
hehe" Vera tersenyum melihat pak Darji seperti kebingungan. Motor pak
Darji lalu disiapkan, dan barang barang Vera segera dinaikkan. Sebelum pergi
pak Darji mendekati Vera dan memberikan sesuatu. "Mbak, tolong ini dibuka
dan diperhatikan ya, penting ini", "Apa ini pak?", "Sudah
nanti saja bukanya, kamu berangkat saja", "Iya pak, Terima kasih,
saya berangkat Dulu". Vera lalu pergi dengan motor pak Darji, membawa
barang bawaannya. Pak Darji tampak begitu sedih, entah karena ditinggal Vera,
atau karena tidak bisa menikmati tubuh janda muda itu lagi.
Dalam
perjalanan, Vera sempat berhenti untuk istirahat, ia membuka kotak dari pak
Darji tadi, ia menemukan ada surat didalamnya. "Mbak Vera, agar tubuh mbak
Vera tetap sehat, kalau bisa terus dirawat buah dadanya, air susunya
dikeluarkan, atau kalau bisa menyusui lebih baik, dan juga kalau bisa cari
pasangan baru, agar ada yang membantu mbak Vera,hehe, sepertinya mbak Vera
lebih terbiasa begitu, selamat jalan" Vera tersenyum, ia berfikir
tetangganya itu memang sangat baik, karena sering sekali membantunya, juga
sangat memperhatikannya.
Labels:
cerita seks,
Janda muda,
Lesbi,
montok,
ngentot,
susu,
vera
Sunday
Cerita seks: Si janda cantik bernama vera Part 2
Part 1: Klik Disini
Setelah
mandi, Vera segera keluar, dan menemui pak Darji. "Pak Darji, ini saya
sudah mandi" Vera bingung lagi, ia melihat pak Darji begitu shock
melihatnya hanya mengenakan handuk. "mm...mbak Vera, g..gimana? mau...
menyusui lagi tidak?", "Katanya pak Darji tadi setelah mandi kalau
menyusui itu baik...", "I..iya mbak, betul", Vera tanpa ragu
membuka handuknya, lalu duduk disebelah pak Darji, "Silahkan pak menyusui
lagi, saya juga merasakan kalau ada yang meminum air susu saya,tubuh ini jadi
enakan..." Pak Darji tampak begitu senang raut wajahnya, pria itu begitu
takjub melihat tubuh mulus nan montok Vera itu tak ditutupi apapun, matanya
begitu cepat bereaksi melihat selangkangan Vera yang tidak ditutupi bulu halus
itu.Vera yang begitu tenang, tampak tidak malu malu saat tubuhnya yang
telanjang itu dilihati oleh tetangganya itu. "Hehe, maaf mbak, kalau
dikamarnya mbak Vera saja gimana?", "Ooh, iya deh pak" Vera
tanpa ragu berjalan kekamarnya dengan telanjang, Pak Darji mengikuti sambil
menikmati pemandangan indah, serta wangi tubuh Vera itu.
"Mbak
Vera tiduran saja, biar saya yang urus", "Iya pak, tolong ya
pak" Vera lalu merebahkan tubuhnya diatas kasur. Pak Darji berdiri didepan
tubuh putih mulus Vera itu, ia melihat buah dada Vera begitu menggairahkan,
apalagi vera baru saja selesai mandi. "Saya diatasnya mbak Vera
boleh?", "Iya pak, maaf kasurnya memang sempit", "Kalau
saya lepas pakaian juga gimana mbak?", "Loh, buat apa pak?",
"Biar gak ganggu pas minum air susunya mbak Vera", "ooh, iya deh
pak" Pak Darji lalu melepas pakaiannya, kecuali celana dalamnya. Pria itu
sudah melesat keatas tubuh wangi Vera, dan segera memegang buah dada montok
itu. Kini Pak Darji sudah menempel diatas tubuh Vera, tubuhnya sudah tidak bisa
menahan kemulusan dan wangi semerbak dari janda muda itu.
Part 1: Klik Disini
Setelah
mandi, Vera segera keluar, dan menemui pak Darji. "Pak Darji, ini saya
sudah mandi" Vera bingung lagi, ia melihat pak Darji begitu shock
melihatnya hanya mengenakan handuk. "mm...mbak Vera, g..gimana? mau...
menyusui lagi tidak?", "Katanya pak Darji tadi setelah mandi kalau
menyusui itu baik...", "I..iya mbak, betul", Vera tanpa ragu
membuka handuknya, lalu duduk disebelah pak Darji, "Silahkan pak menyusui
lagi, saya juga merasakan kalau ada yang meminum air susu saya,tubuh ini jadi
enakan..." Pak Darji tampak begitu senang raut wajahnya, pria itu begitu
takjub melihat tubuh mulus nan montok Vera itu tak ditutupi apapun, matanya
begitu cepat bereaksi melihat selangkangan Vera yang tidak ditutupi bulu halus
itu.Vera yang begitu tenang, tampak tidak malu malu saat tubuhnya yang
telanjang itu dilihati oleh tetangganya itu. "Hehe, maaf mbak, kalau
dikamarnya mbak Vera saja gimana?", "Ooh, iya deh pak" Vera
tanpa ragu berjalan kekamarnya dengan telanjang, Pak Darji mengikuti sambil
menikmati pemandangan indah, serta wangi tubuh Vera itu.
Labels:
cerita seks,
Janda muda,
montok,
ngentot,
susu,
vera
Cerita seks: Si janda cantik bernama vera Part 1
Kehidupan
memang tidak bisa ditebak, semua bisa terjadi meski tidak pernah terbayangkan.
Berikut ini adalah cerita kehidupan dari Vera, yang penuh dengan intrik
hubungan seks. Semua dimulai saat Vera perempuan 27 tahun itu sudah menikah
dengan seorang laki laki, mereka segera mendapatkan momongan seorang bayi,
namun karena masalah keluarga, Suami Vera membawa pergi anaknya itu, tanpa
memberi petunjuk kemana tujuannya. Vera entah tau atau tidak, dirinya itu
sangat polos, penurut dan mudah dibohongi. Kini Vera telah menjadi janda muda,
ia harus mencari kehidupannya sendiri sekarang. Hanya Satu rumah kecil yang
ditinggalinya, dengan beberapa ratus ribu rupiah saja, Vera harus segera
mencari pekerjaan.
Vera
adalah perempuan yang sangat cantik. Tubuhnya cukup modis dan montok, dengan
kulit yang putih dan mulus. Banyak orang sering membicarakan kecantikan dan
kemontokannya itu. Vera sudah ditinggal meninggal oleh kedua orang tua nya,
sekarang malah ditinggal suami dan anaknya. Janda muda ini seharusnya sibuk
mengurus anaknya, namun kini ia sendiri. Vera menyadari buah dadanya itu sudah
membesar, karena memang seharusnya ia memberi ASI kepada anaknya. Perempuan 27
tahun itu merasa ada yang tidak beres dengan buah dadanya. Vera ingin
memeriksakan kondisi fisiknya sebelum bisa mencari pekerjaan demi kehidupannya
sendiri. Vera pergi kerumah tetangganya untuk mencari tahu dimana rekomendasi
dan juga alamat dokter yang tepat menangani kasusnya tersebut.
Siang
itu sesampai dirumah tetangganya, Vera segera memanggil pemilik rumah itu,
"Permisi, Bu Diaan" bukan perempuan yang muncul, namun seorang
laki-laki, "Oh mbak Vera, Istri saya lagi keluar itu, ada apa ya?"
ternyata itu pak Darji, suami bu Dian. "Oh, maaf ganggu pak, cuma mau tanya
sesuatu ke bu Dian" Vera sempat merasa pak Darji begitu sibuk melihat
tubuhnya yang mulus dan montok itu, apalagi saat itu ia hanya memakai tanktop
dan celana pendek. "Masuk dulu aja mbak Vera, mungkin saya bisa
membantu", "Iya pak, permisi" Lalu Vera digiring masuk kedalam
rumah itu.
Labels:
cerita seks,
Janda muda,
montok,
ngentot,
susu,
vera
Subscribe to:
Posts (Atom)




