Showing posts with label 2020. Show all posts
Showing posts with label 2020. Show all posts

Saturday

Cerita Seks: Eliza Makin Terbiasa Ngeseks

"Mbak Eliza... kok baru keliatan?", "hmm iya dek, beberapa hari lalu aku nginep dirumah temen...", "ooh gitu ya mbak... pantes ini rumahnya sepi terus...", "iya dek, Omku juga lagi keluar pulau...", "hmm pantesan... hehe... mbak Eliza, nanti aku kesini lagi ya...", "hmm iya dek..." Pagi pagi sudah ada yang menyapa Eliza, cewek itu memang baru hari itu kembali kerumahnya. "Pagi Eliza...hehe...wah... akhirnya ketemu kamu juga...", "hmm iya pak Eliza baru dirumah hari ini...", "iya, rumah ini sepi terus pas aku lewat...hehe..." kini satu pria juga muncul, dan segera menemui ELiza yang sedang bersih bersih didepan rumahnya itu. "iya pak, Omku juga masih keluar pulau...", "wah pasti lama itu pulangnya ya..." ,"iya pak, katanya bisa seminggu nggak pulang..." pria itu makin senang tau Eliza sendiri saja, ia bahkan langsung mendekat dan berani menjamah tubuh montok Eliza. "wah gitu ya... kamu sendiri terus dong ini...hehe... ini tumben kamu beres beres...", "iya pak... kemarin dikasih tau Om buat bersih bersih rumah sekali kali..." Eliza sibuk bersih bersih, tapi malah toket besarnya ditangkap dan diremas remas dari belakang. "iya bener itu...hehe... Eliza habis ini mau jalan jalan ya?", "iya nanti pak... mau ambil hp soalnya...", "oh gitu... hp kamu dimana?", "habis diservis itu pak... " Pria mesum itu sudah sibuk terus meremas remas toket besar milik Eliza, puting susu Eliza juga ia tarik tarik kedepan, Eliza memang memakai kaos dan juga celana pendeknya yang sudah semakin minim itu.

Cerita Seks: Ngeseks Dengan Eliza Yang Ketagihan Main HP

"Wah... Eliza...luar biasa...hehe... kamu ngapain disini?", "ini lagi facebookan mas...", "hmm... hebat...hehe... emang disini ada sinyalnya ya?" Eliza kali itu sudah sibuk facebookan lagi, kini cewek itu makin mudah mengundang perhatian, ia memakai kaos dan juga hotpantsnya, toket besarnya bahkan tidak tertutupi, cuma bagian atasnya saja yang terjaga, bila cewek itu berjalan, terlihat jelas toket besarnya yang bergetar, puting susunya juga tampak jelas begitu menggoda, hotpantsnya juga makin minim saja dimana kini selangkangannya hampir terlihat semua. "ini ada kok mas...", "hmm iya... hehe...wah... aku jadi pengen... liat facebook kamu ini..." Pria itu mendekati Eliza, ia pegang hotpants yang dipakai cewek itu, ia tarik kebelakang sedikit, lalu ia bisa melihat bagaimana kini bibir vagina Eliza jadi terlihat, bagian bawah hotpants eliza nyelip bersembunyi diantara bibir vagina Eliza. "hm... mas, Line itu apa...", "ooh itu... ya kayak facebook gini buat kirim kirim chat...", "ooh gitu ya mas... ini banyak yang suruh pindah pake line...", "iya gak kamu pake dua duanya aja... bagus juga kok Line itu...", "hmm... mas bisa bantu pasangin Line nya itu di hpku nggak?", "ooh bisa bisa... kita duduk sana dulu tapi ya...", "hmm iya mas..." Eliza diajak berpindah, ketempat yang lebih aman untuk pria itu bila ingin menjamah tubuh Eliza.

Cerita Seks: Merekam Adegan Seks Bersama Eliza

"Eliza... om tinggal keluar dulu ya... mungkin besok pulangnya...", "hmm iya om hati hati..." Eliza melihat Omnya itu baru saja pergi, ia pun sendiri saja dirumahnya itu. Eliza mau menggunakan hpnya juga tidak bisa, karena tidak ada sinyal, ia jadi tidak bisa membuka facebooknya. Eliza pun hanya menonton tv saja malam itu, seperti malam malam biasanya, bedanya ia tidak ditemani omnya malam itu. Kali itu Eliza mendengar ada yang mengetuk pintu depan rumahnya, tentu ia segera kedepan. "Eliza... ELiza...", "iya sebentar... eh mas, ada apa ya?", "hehe... ehm, tadi om kamu itu pergi kemana Eliza?", "iya tadi bilangnya keluar mau pulang besok...", "wah gitu ya... asiik... eh, ehm, Eliza... kamu mau pinjem hpku nggak? nih... bisa buat facebookan...", "hmm tapi disini nggak ada sinyalnya mas...", "loh kalau hpku ada sinyalnya loh...", "masa sih mas? wah iya ini ada sinyalnya mas...", "nah udah pake aja ini Eliza...", "wah iya mas, masuk aja mas..." Eliza pun mempersilahkan tamunya masuk. Eliza tentu senang, ia bisa meminjam hp untuk membuka facebooknya itu. "hehe...wah... Eliza... kamu disini sama om kamu aja?", "iya mas sama OMku aja...", "ooh...hmm... kamar kamu dimana Eliza?", "itu yang sebelah sana mas...", "oh disana... hehe... aku mau liat kamar kamu gak papa kan?", "iya gak papa mas..." Pria itu bergegas pergi kekamar Eliza. Sampai disana, ia sibuk melihat kesana kemari, pria itu memang membawa sebuah tas yang cuku besar, kali itu ia buka, lalu tampak ia mengambil sebuah peralatan, ternyata ia mau memasang kamera. Eliza tentu tidak tau, cewek itu sudah sibuk dengan facebooknya.

Cerita Seks: Eliza Diajak Ngeseks Dikebun

This summary is not available. Please click here to view the post.

Cerita Seks: Si Montok Eliza Punya HP Baru

"Wah... Eliza... hpnya baru ya...", "iya mas, habis dibeliin om ku...", "ooh pantesan... ini kamu mau kemana?", "ini nyari sinyal mas... dirumah gak ada sinyal..." Eliza memang sibuk dengan handphonenya yang susah mencari sinyal didesa itu. "iya emang kalau dirumah pasti sinyal susah masuk, jadi mending diluar aja Eliza... hehe...wah..." Eliza kali itu memakai tanktop dan juga hotpantsnya, memang ia lebih fokus mencari sinyal. "iya ini udah dapet sinyal tapi cuma satu...", "emang Eliza mau telpon siapa?", "ndak mas ini Eliza lagi buka facebook..." Desa itu memang sangat sepi, penduduknya saja mungkin tidak sampe ratusan. "ooh facebook an toh...hehe... coba kesana Eliza mungkin ada sinyal disana..." Eliza menurut saja diajak pergi. "ini udah bagus sinyalnya mas, udah bisa loading...", "hehe iya iya... wah... lagi liat apa emang kamu difacebook?", "ini banyak notipikasi mas... Eliza jadi bingung..." sementara Eliza sibuk dengan hpnya, cewek itu tidak memperhatikan yang lainnya. pria didekatnya sudah memeluk cewek montok itu, dielus elusnya tubuh Eliza dengan bebas. "wah pasti rame yang minta pertemanan itu...", "iya ini banyak mas... terus ini fotoku juga banyak yang komen...", Pria itu tentu mau melihat fotonya Eliza itu, tapi ia menangkap toket besar Milik Eliza itu dulu, ia remas remas terus, tak lupa dorong keatas agar keluar dari tanktopnya.

Wednesday

Cerita Seks: Menginap Dirumah 5 Bidadari

"Malam mbak...wah...", "iya dek... kalian dari mana?", "lagi lewat sini aja mbak... tapi karena dingin kami mampir kerumah ini..." ,"hmm sini masuk aja dek..." Nika mempersilahkan bocah bocah itu masuk kedalam rumah. "wah... mbak mbak ini gak dingin ya?", "dalem rumah ini gak dingin dek... apa lagi kalau dikamar..." Bocah bocah itu datang memang ingin bertemu dengan cewek cewek aduhai dirumah itu. "mbak Siri... mbak Nuni nya mana?", "Nuni dikamar itu...", "aku samperin deh...hehe..." ada satu bocah pergi kekamar Nuni. "dek... rumah kalian dimana?", ", "rumahku agak jauh mbak... di sisi lain pantai ini...", "loh terus kalian pulangnya gimana?", "nah itu... kalau kami nginep disini dulu gak papa kan mbak?", "iya gak papa dek... kan banyak juga ini kamarnya...", "yes...eh, hehe... makasih ya mbak...", "hmm iya dek..." bocah bocah itu senang, kini mereka langsung saja berani mendekati cewek cewek yang berpakaian seadanya itu. "mbak Siri, kamarnya yang mana?", "itu dek kamarku...", "ooh... mbak Siri biasanya tidur jam berapa?" seorang bocah dengan santainya duduk dipangkuan Siri, sambil bersender ditoket besar cewek aduhai itu. "bentar lagi dek, aku biasanya nunggu Mimi pulang...", "ooh mbak Miminya kemana emang..." Bocah itu memutuskan berbalik saja, ia menghadap ketoket besar Siri, tak ragu ia pegang saja toket didepan wajahnya itu, "Mimi masih keluar, biasanya dia pulang emang terakhir...", "hmm gitu ya mbak...nah...hehe...hmm..." bocah itu dengan senang melihat kaos yang dipakai Siri basah dibagian dada, karena sebentar saja diganggu, puting menonjolnya sudah memuntahkan susu.

Cerita Seks: Sesi Foto Berlanjut Ngentot

This summary is not available. Please click here to view the post.

Thursday

Cerita Seks: Pelayanan Seks Si Ibu Muda

"Eh bentar ini dihabisin dulu...", "udah ma udah kenyang... aku mau lanjut main" Tisa kali itu menemani anaknya yang sedang main playstation dirumah tetangganya. "hmm iya iya... eh kalau kamu udah makan belum?", "eh, belum tante...", "iya udah ini kamu aja yang makan ya...mau kan...", "ehm...iya tante...", "nah gitu dong...hihi..." Tisa malah jadi menyuapi bocah pemilik PS itu. Bocah itu sebenarnya sudah kelas 5 sd, tapi karena memang tetangganya itu seorang cewek cantik yang sangat baik padanya, ia mau saja menemani anaknya Tisa itu main dirumahnya itu. Ia kadang membiarkan anaknya Tisa memenangkan game sesekali, meski harusnya ia yang selalu menang. "yeey tuh ma aku menang lagi...", "iya iya... udah belum mainnya...", "belum ma... iya kan kak belum kan...", "eh...iya masih... baru main..." padahal sudah lebih dari sejam mereka main game. "Kalau gitu mama tinggal pulang loh ini...", "jangan ma... kan belum minum cucu...", "eh iya... iya udah mainnya berhenti dulu dong..." Tisa menaruh piring yang ia bawa, ia malah langsung mengangkat tanktop yang dipakainya, sampai toket besarnya terpampang indah. "eh, dek... berhenti dulu... tuh ditungguin mama kamu..." bocah pemilik rumah itu langsung mematikan Playstationnya, karena ia sudah melihat toket besar milik Tisa. "hmm iya udah..." Tisa tampak senyum senyum sendiri, "hihi... mending pindah dulu.. kekamar kamu aja gimana?", "eh... iya tante..." bocah kelas 5 sd itu sangat senang mendengarnya, ia bahkan lari duluan kekamar.

Cerita Seks: Rayuan Maut Ibu Muda

"Tisa... sayang...", "iya yah... ada apa?", "Hari ini aku gak bisa nganter adek...", "looh... kenapa yah...", "lah ini aja udah mau berangkat soalnya...", "hmm iya udah nanti Tisa anter sendiri...", "hehe iya... bentar bentar... cup..mh..", "mmh..ayah..mmh..cup..mh..." Sebelum berangkat kerja, Ayahnya Tisa malah sempat mengajak cewek itu bercumbu dulu. Tisa memang sebenarnya adalah seorang anak angkat, sejak kecil sudah bersama ayahnya itu, banyak orang yang berfikir mungkin anaknya Tisa itu adalah hasil berhubungan dengan ayah tirinya itu sendiri. "mmh...ah... hehe... aduh bisa telat ini kalo diterusin... aku berangkat dulu...", "ayah yang mulai itu...hihi... iya ayah..." Tisa pun melihat ayahnya pergi kerja. Tisa segera kembali menemui anaknya yang masih mandi. "ayo dek cepetan... habis ini aku yang anterin...", "yeey dianter mama...asik..." Setelah mandi, Tisa segera mengurus anaknya itu agar segera berangkat ke TK. "dek... kenapa sih...", ", "ma... minta cucu...", "aduuh mau berangkat juga masih minta cucu... iya iya bentar..." Sebelum berangkat, Tisa menyusui anaknya itu dulu, memang ia tidak berhenti menyusui anaknya sejak kecil, apalagi banyak juga yang doyan susunya yang enak itu. Setelah selesai menyusui anaknya, Tisa tentu mengantar anaknya itu ke TK yang tidak jauh dari rumahnya.

Sunday

Cerita Seks: Apa Saja Dilakukan Demi Uang

"Iya Tisa... ini udah saya siapin...", "wah keren... makasih pak...", "iya iya... bayar dulu tapi...", "hiih Tisa belum dapet uang ini pak...", "ck... masa tiap beli pasti telat bayarnya...", Tisa sudah biasa berdebat dengan penjaga toko langganannya itu, Tisa sudah dari dulu sering merayu, lama lama si penjaga Toko butuh lebih dari cuma rayuan. "Lah terus kalau gak ada uang, Tisa bayar pakai apa dong?", "hehe... lah emang adanya apa Tisa?", "nih ada nya ini doang nih pak..." Tisa menempelkan tubuhnya dirak kaca pendek itu lalu mendaratkan toket besarnya seperti ditunjukan dengan jelas, meski cewek itu masih memakai tanktop. "kalo ini kan gak bisa dibawa pergi Tisa... orangnya harus ikut...hehe..." pria penjaga toko menyambut toket besar Tisa, dengan asyik ia pegang dan ia remas remas saja gunung kenyal milik Tisa itu. "huuh... iya udah kalau gitu Tisa pergi dulu nih cari uang... ntar baru kesini lagi...", "hehe... iya iya...", "iya udah lepasin dulu pak..." Pria itu masih sibuk, ia memang paling senang bila Tisa datang, selalu ia sempatkan menyentuh tubuh montok cewek tengil itu. "tapi nanti beneran balik kesini loh ya...", "iya beneran pak...ah... uh... aduh pak nanti lagi aja..." Tisa merasa makin geli ketika kini putingnya disentuh sentuh juga ditarik sesekali. "hehe iya iya...", "uh... dah aku pergi dulu pak..." Tisa baru kemudian melangkah pergi, untuk mencari uang agar barang yang ia inginkan bisa ditebus.

Wednesday

Cerita Seks: Airin Menikmati Hidup Barunya

"...Ini kontrakannya?", "iya ini..." Airin dan Mahfud kali itu tiba disebuah rumah kontrakan, yang jelas lokasinya ada dipinggiran kota. Mereka sudah menyewa mobil, barang barang milik Airin sudah dibawa semua. "Permisi...", "oh iya, wah, mari saya bantu..." tampak ada seorang pria didepan kontrakan itu, pasti yang punya. Setelah barang barang sudah diturunkan didepan rumah itu, mereka pun mulai ngobrol dulu dengan pria pemilik rumah kontrakan itu. "...hmm iya iya, langsung bawa masuk aja gak papa...", "iya pak terima kasih...", "iya sudah saya pergi dulu ya..." Pria itu tampak pergi duluan, meski sebenarnya ia tertarik dengan Airin yang menawan itu. "Nah ayo dibawa masuk mas...", "hmm iya Ai..." Mahfud pun membawa barang barang itu masuk kedalam rumah. Sebentar saja sudah selesai mereka membawa masuk semuanya, setelah itu Airin dan Mahfud duduk diruang tamu. "...rumahnya emang kecil, tapi tetep aja keliatan longgar, soalnya barang barangnya masih dikit...", "hmm iya...", "Mas Mahfud kenapa sih?" Mahfud memang terlihat agak murung. "eh, nggak papa kok..." Memang Mahfud berfikir ia jadi tidak bisa bersama Airin, karena kostannya jauh. "lah kok gitu mukanya? harusnya kan seneng bisa tinggal bareng Airin..." ,"hm... hah? emang...aku tinggal disini juga?", "loh gimana sih? jadi gak mau nih tinggal sama aku disini?", "wah ya mau Ai!, tapi kan...", "makanya... habis ini barang barangnya mas Mahfud juga dibawa kesini juga... itu pun kalau mas Mahfud mau tinggal serumah bareng aku..." Mahfud kaget, ia pikir hanya Airin saja yang akan menempati rumah itu. "iya udah aku kekost dulu ya...", "iya iya... gak usah keburu buru, aku kan gak kemana mana..." ,"iya Ai, bentar ya... aku pergi dulu..." Mahfud sudah bingung ingin segera mengurus barang barangnya untuk dibawa kekontrakan itu.

Saturday

Cerita Seks: Pesta Seks Dengan Airin

"...wah tumben beli barang mahal elu Fud...", "barang titipan ini...", "oalah..." Mahfud baru sampai dikostannya, ia tampak membawa beberapa barang barang. Memang ia sejak pagi sudah pergi membeli barang pesanan Airin. Memang ia dapat uang juga dari Airin, yang diterima lewat rekening barunya itu. Mahfud tentu segera laporan kalau selesai belanja. "...Halo... Airin...", "mh...ah...iya...halo...", "aku udah selesai ini beli belinya Ai...", "iya...titip dulu ya disana...ah...", "iya... kamu lagi ngapain sih...", "gak papa...iya udah... makasih...aahn..." tiba tiba telepon ditutup, Mahfud pun kemudian memutuskan menyimpan barang barang milik Airin itu. Airin memang siang itu sibuk dirumah pak Dani, karena bosnya itu datang dan minta jatah. "..mh... siapa tadi Airin?", "ah..mmh... teman saya pak...ngh...", "ooh...hehe...mmh... sini cantik..nah..." Airin sudah sibuk tubuhnya ditindih oleh Dani, cewek itu merasakan memeknya yang terus disodok oleh penis tegak. Memang Jarang Dani mampir kerumah itu, jelas sekalinya tiba, langsung dilampiaskan nafsunya untuk ngentot dengan  Airin.

Monday

Cerita Seks: Airin Si Pembantu Seksi

"...oh iya pak Dani, tapi katanya uangnya sudah habis...", "iya ambil lagi aja uangnya ya...", "ooh iya pak Dani..." Pagi itu Airin sudah menelepon Dani. Sudah beberapa hari itu Airin jadi pembantu, tapi tidak begitu sibuk juga. Airin tinggal menyiapkan makanan dan segala keperluan ayahnya Dani. Airin bahkan sudah diperbolehkan mengambil uang dari salah satu ATM milik Dani. "...Airin mau kemana?", "...mau belanja pak... tapi sekalian ambil uang dulu...", "ooh iya... cepetan ya... udah gak sabar ini..." Pagi itu Airin sudah merasakan saja tubuhnya disentuh, memang ia membiarkan saja bilah si kakek tua itu menjamah tubuhnya. "hmm iya sebentar ya pak..." Airin pun kemudian pergi keluar. Airin tampak senang, ia bisa ambil uang sesukanya, buat keperluan dirumah itu cuma beberapa, tapi Airin mengambil uang lebih. DIperumahan mewah itu tersedia ATM digerbang masuknya. "pagi pak... permisi...", "wah...iya mbak...hehe..." Airin tentu menyegarkan mata penjaga gerbang perumahan itu. Setelah mengambil uang di ATM, Airin menyempatkan diri mampir sebentar, "pak, tadi abang tukang sayurnya udah masuk belum?" Sembari bertanya Airin tak lupa menunjukan tubuhnya yang indah, yang cuma dibalut tanktop dan celana pendek itu.

Thursday

Cerita Seks: Nikmatnya Bercinta Dengan Airin

"Mas... mas Mahfud...sst...bangun...", "hmm?eh... wah... apa ini disurga ya... kok aku dibangunin bidadari...", "duuh apaan sih...haha..." Airin pagi itu membangunkan mahfud, iya memang cewek itu memutuskan untuk menetap dulu bersama pria itu. Mahfud tinggal disebuah tempat kost, yang tampaknya tidak terlalu ketat aturannya, buktinya sudah sehari berlalu sejak Airin ada dikostan itu, namun tidak ada yang curiga ataupun bahkan memberi peringatan apapun.  "hehe... ngh...hari ini mau sarapan apa Ai?", "terserah mas mahfud aja... ngh... setelah sarapan nanti Anterin Airin lagi...", "aduduh... kemana lagi sih Ai?", "aku mau beli beli lagi dong...", "hehe iya iya...hmmh...", "aahn...eh mas Mahfud.. tadi malem kan udah..." mana bisa Mahfud menahan diri, meski malam sebelumnya ia dengan bebas menikmati tubuh Airin, tentu nafsunya bisa cepat datang lagi, apalagi yang ia peluk sekarang cewek cantik seperti bidadari.  "hehe iya Ai... bentar ya..." pria itu kemudian segera bangkit dari tempat tidur, dan pergi keluar kamar kost. Airin kali itu saja sudah sempat membeli pakaian baru, juga tas baru yang lebih besar, tentu untuk keperluan nanti bila ia mau beraksi lagi.

Sunday

Cerita Seks: Muslihat Seks Airin

"iya tadi pas mandi sekalian aku cuci mas...", "lah terus kamu mau pakai apa?", "hmm, iya ya...", "haha...udah itu pake aja pakaian dilemari kalau ada yang pas...", "ooh gitu ya mas, makasih ya..." Airin mengambil kaos dilemari rumah itu dan memakainya. Airin baru sehari dikota, dan masih dirumah dua pria yang baru mengenalnya itu. "aduh gemes deh liat kamu ini...haha..." tentu pria itu dengan mudah tertarik pada Airin yang cuma memakai kaos untuk menutup tubuhnya itu. "hmm temennya mas yang satu lagi kemana?", "ooh dia lagi kerja...", "hmm, kalau mas ini nggak kerja?", "aku masih nanti kok... udah dijemur belum pakaian kamu?", "oh iya lupa...", "aduh Airin...haha..." Airin pun pergi menjemur pakaiannya itu. Tentu meski cuma mau menjemur pakaian, cewek itu sudah cukup mengusik suasana pagi didepan rumah itu. beberapa orang yang lewat tentu tertarik melihati cewek itu, paha mulusnya terlihat jelas, meski bagian intimnya masih tertutup karena kaos yang dipakainya itu cukup panjang dan agak kebesaran. Setelah selesai menjemur pakaian, Airin masuk lagi kedalam rumah. "eh, Airin mau sarapan apa?", "hmm, terserah masnya aja deh...", "hmm iya udah bentar ya cantik..." pria itu pun pergi membeli makanan. Sembari berjalan, pria itu sempat berfikir, mungkin lebih baik ia pastikan Airin terus ada dirumah itu, kalau perlu ia nikahi saja cewek aduhai itu, tapi ia perlu juga berebut dengan teman serumahnya.

Thursday

Cerita Seks: Airin Si Cewek Misterius

Malam semakin gelap, tidak banyak kendaraan yang lewat dijalan raya. Tampak Ada bus yang lewat, dengan beberapa penumpang tersisa. Kali itu tampak beberapa orang baru saja masuk kedalam bus. "permisi mas...", "iya... eh, sini aja mbak...", "ooh iya makasih..." Ada dua pria dikursi paling belakang bus itu, dan mereka heran, kini diantara mereka berdua duduk seorang cewek aduhai. Padahal banyak tempat duduk lain yang kosong, tapi malah cewek itu duduk dibelakang. Bus itu pun segera berangkat, menyisakan beberapa titik tujuan tersisa. "ehm...mbak ini namanya siapa?" tak mau cuma melihat lihat saja, tentu cowok itu ingin berkenalan. "aku Airin mas...", "Airin ya... Airin mau kemana?", "ke kota ****** mas", "wah, sama, kami juga mau kesana, hehe... Airin mau pulang atau gimana?", "enggak mas, aku mau main aja kesana..." tentu dua pria itu heran, cewek seperti Airin malam malam naik bus sendiri, untuk pergi main main saja ke kota yang masih agak jauh dari lokasi bus sekarang. Airin juga tampak tak membawa barang banyak, cewek itu cuma membawa sebuah tas, yang tampak juga tak terisi penuh. Dua pria itu tentu terus mengajak Airin bicara, yang jelas suara mesin bus itu membuat percakapan mereka tak terdengar oleh yang lain. "...nggak bawa apa apa mas, kan cuma main aja...", "emang kamu ada temen ya disana?", "ada mas, tapi belum aku kabarin sih", "oalah untung ada kenalan disana...", "mmh... kira kira ini masih jauh ya mas?", "masih jauh, masih berapa jam lagi baru sampai, kan itu tujuan akhir bus ini", "hm... soalnya aku udah ngantuk ini...", "hehe... iya tidur aja Airin, nanti kalau udah sampe kami bangunin,hehe...", "hmm iya mas..." Airin pun mulai menutup matanya.

Saturday

Cerita Seks: Cewek Montok Bagi Bagi Kenikmatan

"Hmm iya pak, habis ini saya bagikan, sama Raisa juga...", "hmm iya... kalau nggak habis nggak papa besok bisa dilanjut...", "iya pak..." Liana mendapat setumpuk selebaran untuk dibagi, cewek itu tidak bertanya ataupun marah bilamana dirinya yang disuruh mengedarkan selebaran itu. "...ooh gitu ya... iya udah yuk disebar... tapi aku kearah sana aja ya, aku kan baru hafal jalan yang lewat sana...", "ooh iya gak papa Raisa..." Liana dan Raisa pun pergi ke arah yang berbeda. Liana tentu sudah hafal jalan jadi ia bisa mengedarkan selebaran lebih efektif. "...ooh iya mbak Liana... ini mau ada acara apa?", "katanya mau ada pentas gitu pak...", "ooh...hehe... Liana ikut juga nggak?" Meski begitu Liana tetap lama mengedarkan selebaran itu, karena selalu ada saja yang ditanyakan orang orang yang menemuinya. "ndak tau pak... belum diberitahu gimananya...", "ooh... tapi pasti Liana mau ikutan kan? wah...hehe..." pria itu mengajak ngobrol Liana, sambil sibuk juga mengganggu dada besar yang masih dibungkus kaos ketat itu.

Wednesday

Cerita Seks: Tetangga Yang Suka Ngajak Ngentot

"...ooh mbak Liana dari sana toh, emang ngurus apa?", "itu pak... kan sekarang ada orang baru yang tinggal dirumah saya...", "ooh gitu ya...hehe... namanya siapa itu temen kamu?" Liana hendak pulang, tapi langkahnya terhenti, ia sudah ditemui seorang pria. "namanya Raisa...", "wah namanya bagus dia ya...hehe... temen deket atau gimana kok kamu ajakin tinggal bareng..." sementara diajak ngobrol, pasti tubuh montok Liana itu sudah diganggu tangan jahil. "hmm temen sekolah aja pak dulu... itu juga disaranin sama orang tuaku...", "ooh temen sekolah ya... emang mau apa ikut tinggal dirumah kamu?... nah...hehe...", "iya buat nemenin Liana pak, biar gak sendiri dirumah..." Pria itu tampak senang, Liana tak menghiraukannya yang bahkan kini sudah asyik meremas remas toket besar Liana. "ooh iya kasihan kalau kamu sendiri dirumah ya...", "iya pak...ah...mh..." Liana baru mendesah sedikit ketika kini puting menonjolnya dipencet pencet, dan mulai mengeluarkan susu. "emang dirumah kamu ada kamar berapa Liana?", "ehm... ada tiga kamar pak...ahh..." Liana jelas kini berhenti melangkah, cewek itu sedang merasakan toketnya yang dirangsang, kini kaos yang dipakainya jadi basah oleh susu yang merembes terus.

Saturday

Cerita Seks: Ngentot Dengan Tetangga Baru

"Iya pak Hendro, masih belum bisa...", "ooh... iya nanti pasti dateng tukangnya mbak...", "hmm iya pak..." Hendro hari itu ia kedatangan tamu istimewa, tetangga barunya yang bernama Liana. "hehe... ini mbak Liana belum mandi brarti ya...", "iya belum pak...", "loh... kalau gitu mandi aja disini nggak papa...", "hmm beneran boleh pak?", "iya boleh dong...hehe...", "iya udah pak, kamar mandinya dimana ya?", "itu disana mbak...", "oh iya, saya mandi dulu ya pak..." Liana memang sudah datang kerumah tetangganya itu mau numpang mandi. Liana segera saja kekamar mandi, ia pun mulai bersiap. "Mbak Liana..." terdengar suara Hendro dari luar kamar mandi, Liana kemudian baru ingat juga ia tidak membawa handuk. "iya pak Hendro..." ,"wah...hehe... ini mbak handuknya...", "oh iya pak... baru ingat juga saya...", "hehe iya iya... wah... shampoo nya ada nggak disitu mbak?", "hmm ada itu pak..." Hendro jelas mengulur waktu, karena kini Liana sudah telanjang dan masih berdiri didepannya. "sabunnya juga ada ndak?", "ada juga kok pak..." Hendro pun bisa melihat seluruh bagian tubuh mulus Liana, dari atas sampe bawah, jelas toket besar Liana cukup menggugah nafsu Hendro, selangkangan bersih Liana juga tak kalah menarik.