Gina masih
libur sekolah, ia bingung waktunya itu dihabis kan untuk apa, yang ia lakukan
beberapa hari itu hanya menyusui dan disetubuhi pria pria penikmatnya.
"paman, boleh gina keluaf rumah?", "oh boleh, mau kemana?", "main kerumah teman", "kerumah
siapa? marvin?", "iya paman", "haha... Ya udah sekalian aja
sekarang aku anter kamu, tapi kamu minum obat dulu ya", "iya paman,
sebentar" Gina segera minum obat, setelah itu ia diantar kerumah marvin.
"ini rumahnya?", "iya paman, tuh marvinnya", "ya
sudah, nanti paman jemput jam berapa?", "ya kan paman pulangnya
malam, langsung kesini aja paman",
"ooh, iya sudah, paman tinggal dulu" gina ditinggal pamannya,
ia lalu menemui marvin. "hai marvin" Marvin sudah terlihat melongo,
ia lihat gina sangat menggoda dengan balutan pakaian serba minim itu.
"h... Hai gina...", "udah lama nunggu ya?", "enggak
kok, udah ayo masuk" gina lalu diajak masuk kerumah Marvin.
"permisi...", "iya... Wah, siapa ini vin?", "ini Gina
yah, temenku sekolah" didalam ternyata ada ayahnya marvin, dan pria itu
tampak begitu kaget, baru kali itu ia lihat cewek sma yang sangat montok, mata
tuanya dimanjakan dengan buah dada Gina yang seperti mau tumpah dari
tanktopnya.
Showing posts with label Gina. Show all posts
Showing posts with label Gina. Show all posts
Sunday
Friday
Cerita Seks: Gina Disetubuhi Orang Sange
"paman...aah...aah...",
"iya gina? ooh...", "mmh... Paman apa nggak kerja?",
"iya bentar gina... Dikit lagi...uuh" Gina dipagi hari itu sudah
harus menunggu pamannya, yang sibuk menusukan penisnya kememek Gina. "aahn...mmh",
"ooh...uugh" croor croot, pagi pagi gina bukan sarapan makanan, malah
sarapan sperma. "aah...mmmh...", "uuh... Makasih Gina...",
"iya paman...mmh", "kamu libur sekolah kan?", "iya
paman", "ya sudah kamu dirumah saja ya gina", "iya
paman..." setelah puas, pamannya gina berpakaian lagi, lalu berangkat
kerja. Gina masih membersihkan tubuhnya, ia kemudian minum obat, setelah itu
mandi. Gina hari itu bersantai saja dirumah karena libur sekolah."Pagi
Gina...", "iya pak yono", "hehe... Saya mampir kerumah kamu
boleh kan?", "boleh pak, kan pak yono juga libur ya",
"iya...hehe..." Gina malah kedatangan tamu, pak yono, lelaki yang
pernah menikmati tubuh Gina itu. kini Gina duduk sambil nonton tivi,
disebelahnya ada pak yono yang sudah tak tahan. "hehe... Kok sendiri
gina?", "iya, pamanku kerja", "ooh gitu... Gina, liat
deh..." pak yono tampak memang sange berat, ia buka celananya tanpa ragu,
menunjukan penis tegaknya pada Gina.
Wednesday
Cerita Seks: Gina Muncrat Susunya
"paman, obatnya mau abis ini", "wah, kamu beli aja gina", "dimana toko obat deket sini paman?", "paman anter deh" gina kemudian diantar pamannya kesalah satu toko obat didekat daerah rumahnya. "ini tokonya ya?", "iya, kamu inget nama obatnya ndak?", "ingat kok", "sip, paman tinggal gak papa gina? tadi ada yang ketinggalan dikantor", "oh, gapapa paman" gina ditinggal pamannya, ia masuk ketoko itu. "mbak, ada yang bisa dibantu?", "anu mas, saya mau beli obat" gina lalu mulai menjelaskan obat yang ia maksud. "wah, ini obatnya buat siapa mbak?", "buat saya mas" penjaga toko itu kaget, "emang mbak ini pernah hamil ya?", "iya mas, udah lama sih", "hmm, kalo mau beli ini harus ada suaminya mbak juga disini", "aduh, saya belum nikah mas", "loh, hmm... gitu ya..." penjaga toko itu tersenyum mendengar yang dikatakan gina. "gimana mas?", "gak papa deh, tapi mbak nya... harus diperiksa dulu", "ooh iya deh mas", "mari mbak ikut saya... hehe..." penjaga toko itu malah mengunci toko dan mengajak gina kedalam. gina lalu disuruh tiduran dikasur, "gimana ini mas?", "buka bajunya mbak" gina menurut, ia buka bajunya, lalu terlihatlah buah dada besar itu.
Saturday
Cerita Seks: Gina Digangbang Mahasiswa
"paman", "iya gina?", "itu rumah dikontrakan ya?", "iya,kemarin baru ada yang ngisi", "ooh, makanya kok rame, biasanya sepi", "iya, besok kamu libur sekolah?", "iya paman", "hehe, mm sini sini", "iya paman?" malam itu gina sedang bersantai dikamar bersama pamannya, "buka baju kamu, paman mau kasih tau sesuatu", "hmm, kasih tau apa paman?", "hehe... bentar ya..." gina sudah membuka bajunya, cewek itu memang tak memakai bh. pamannya lalu mengambil sebuah benda, lalu ditempelkan diputing gina. "hmm, buat apa kok puting gina ditutup plester gitu paman?", "kan kamu sendiri yang bilang, kalau puting kamu sering ngeluarin susu sendiri", "oh, iya emang paman, tadi disekolah juga gitu, untung ada yang bantuin", "si marvin pasti", "iya paman", "hmm, nanti kalo kesekolah plester aja puting kamu, biar gak repot disana", "iya paman, makasih", "sip, bentar, dites dulu ya, takut gak kuat plesternya, hehe..." pamannya gina mulai menggoyang dan meremas buah dada montok milik gina itu, "aah...mmh... rasanya udah keluar paman, tapi emang ditahan itu... aah... sama plesternya", "nah... jadi kuat kan nahan? hehe...". paman gina itu lalu mencopot plester itu, "aah! paman, sakit...", "nyoba aja tadi, jadi nyopotnya juga susah, biar paman yang bagian nyopotin ya nanti", "ooh, iya paman", paman gina itu sepertinya tak mau ada laki laki lain yang menikmati air susu dari puting kenyal gina. "hehe, sip...mmm...mmm...sssp", " aah... paman... haus ya?", "iya gina...mmm... boleh kan?", "boleh paman, tapi gina tinggal tidur ya, ngantug...", "oh iya, sip... mmm... sluurp...mm" gina malah memilih tidur, dan kembali paman mesumnya itu bisa semalam suntuk minum susu dari hasil hisapannya dari puting gina itu, bahkan tak jarang sekaligus ia tiduri juga.
Cerita Seks: Gina Masih Menyusui Lagi
"Gina, paman keluar dulu ya", "iya paman", "kalau mau, kamu silahturahmi ke tetangga aja, biar kenal", "oh, iya paman" Minggu itu pamannya gina pergi keluar, dan Gina kini memilih pergi mampir kerumah tetangganya, memang ia belum berkenalan dengan lingkungan sekitar. Yang Gina tau orang disekitar rumah pamannya itu ramah ramah, padahal mereka kebanyakan terkesima kemontokan tubuh Gina. Kali itu Gina ada dirumah tetangganya, segera ia pencet bel. "Iya... wah... mbak Gina... yeeey" ternyata yang membuka pintu si herdan, "hey Herdan, keluargamu ada?", " ada ada, Maa... dicariin mbak Gina..., masuk aja mbak" Gina kemudian diajak masuk oleh Herdan. "Ma... pa.. ini Mbak Gina, tetangga baru kita", "permisi, salam kenal saya Gina" Mama dan papanya Herdan menyalami Gina, "Wah, cantik ya, salam kenal saya ibunya herdan", "k...kalo saya pak Eko, Ayahnya Herdan" tampak papanya Herdan lebih terkesima dengan benda besar bundar dalam tanktop yang dipakai Gina. "salam kenal, saya dari beberapa hari lalu tinggal dikota ini", "hmm, sekolah ya?", "iya, sekolah bu", "ooh, baru masuk sma?", "iya bu", "tapi, kamu keliatannya udah dewasa?", "iya, saya ngulang pak, dulu sempat putus sekolah", "ooh, gitu ya" Mereka mengobrol bersama, tapi Herdan sibuk memandangi Gina. Bocah itu lalu tiba tiba duduk dipangkuan Gina, dan bersender dibuah dada montok itu. "Eh, Herdan, kok gitu, izin dulu sama mbak Gina"," Mbak Gina loh gak marah ma, iya kan mbak?", "iya bu, gak papa kok" Herdan tersenyum senang, Pak Eko menelan ludah, ia juga mau bersandar digundukan kenyal itu.
Cerita Seks: Si Gina Sekolah Lagi
Gina kali itu sudah sibuk mengurus barang barangnya, cewek 17 tahun itu masih belum faham maksud dari perkataan ayahnya, tapi tak lama ayahnya itu kembali, "Gina, sudah siap?", "bentar yah, aku mau kemana yah?", "kamu setelah ini tinggal dirumah pamanmu yah, kamu sekolah lagi" Gina sempat bingung dan juga kaget, memang ia sudah berhenti sekolah sejak hamil saat kelas 1 sma dulu. "sekolah dimana?", "di SMA dekat rumahnya paman kamu, udah ayah urus kok". Gina kemudian sudah selesai mengemasi barang bawaanya, dan tampak seseorang mengendarai sepeda motor berhenti didepan rumahnya. Gina dan ayahnya segera kedepan, dan yang datang adalah pamannya. "pagi Gina", "pagi paman", "nah, itu paman kamu udah tiba, ayo cepet kamu naik", "tapi yah, terus ayah sendiri disini?", "udah gak usah bingung soal ayah, kamu kan juga bisa pulang kesini nanti", "iya yah", sebelum naik motor, Gina sempat mendapat penjelasan dari ayahnya, yaitu hal mengenai obat yang selalu ayahnya berikan padanya. "oh, aman yah", "sip, udah, hati hati ya..." Gina sudah berkendara bersama pamannya setelah itu.
"Paman, masih jauh ya?", "ndak kok, Gina mending mepet aja, peluk paman ya", "oh, iya..." Gina segera merangkul Erat pamannya, buah dadanya yang besar itu sempat membuat pamannya itu kaget dan kagum.
"Paman, masih jauh ya?", "ndak kok, Gina mending mepet aja, peluk paman ya", "oh, iya..." Gina segera merangkul Erat pamannya, buah dadanya yang besar itu sempat membuat pamannya itu kaget dan kagum.
Cerita Seks: Tetangga Mesum Ngentot Gina
"Aaahnn... mmh... aduh", "Sluurp... eh, Gina sudah bangun?" Gina kali itu baru bangun tidur, tapi ia sudah melihat seorang pria sedang asyik memegang buah dada montok milik cewek 17 tahun itu, juga terlihat sibuk menghisap air susu dari puting Gina yang kenyal. "Aaahn... iya... mmh... pak Dasri, uuh...". "sluurp... tadi pas mampir, kok buah dadanya basah, eh keluar susunya, jadi saya bantu... slruup... biar gak luber", "aahn...ooh...annh" Gina mau mau saja, ia belum sadar betul, tapi buah dada montoknya sudah diremas terus, juga kedua putingnya bergantian dihisap pak Dasri itu. Tak lama pria itu malah tampak makin asyik, ia kini ada diatas tubuh Gina, sambil minum susu ia asyik menggesek penisnya diselangkangan Gina. "aaahn... pak... itu...uhh", "slruup..mmm...enak kan...slruup" ternyata Gina baru sadar pak Dasri itu sudah melepas celana sedari tadi, dan penis tegak milik Pria itu mulai masuk kedalam rok milik Gina. "nnh... Aaah! ouh" Gina kini merasakan penis tegak mengisi vaginanya lagi, "oooh... mantap...mmh" Pak Dasri tetangganya Gina itu malah makin asyik saja, kini ia menggenjot putri tidur itu sambil menikmati susu segar. Tubuh Gina terus bergoyang, setiap hentakan penis pak Dasri membuat buah dada milik cewek 17 tahun itu ikut bergoyang, air susu menetes kemana mana, apalagi pak Dasri juga sesekali memencet puting Gina yang mengeras itu. "aah... pak...nnngh...uuuh", "hehe, bentar ya Gina, kamu biar cepet sadar, kan baru bangun tidur...oooh" Sungguh pak Dasri terlihat gembira, masih pagi juga ia sudah meniduri tetangganya yang montok nan memuaskan itu.
Tuesday
Cerita seks: Gina Digangbang Bocah
"Gina, titip rumah sebentar ya, nanti kalau Ahdin pulang kamu bisa balik deh", "iya Bu", "makasih dek Gina..." Terlihat seorang perempuan meninggalkan Gina sendiri, Gina sekarang ada dirumah tetangganya, ia diminta menjaga rumah. Gina mau tak mau selalu memakai tanktop dan celana pendek, memang hanya jenis pakaian itu saja yang disediakan oleh ayahnya. Gina juga tak memakai bh, memang karena cewek itu buah dadanya cukup besar, ayahnya juga tak mau membelikan, ia lebih suka anaknya yang nikmat itu begitu saja. Beberapa jam menunggu, tampak seorang anak datang kerumah itu. "Siang mbak Ginaa...", "Siang Ahdin, pulang sekolah ya?", "iya mbak, mbak Gina jagain rumahku?", "iya tadi ibumu keluar, katanya kalau kamu balik aku boleh pulang", "tadi aku ketemu ibu kok, katanya mbak Gina disuruh nemenin aku tidur siang", "ooh, gitu ya? iya ya, aku udah ngantuk juga", "Sini mbak kekamarku... hehe" Ahdin tampak senang sekali ada Gina dirumahnya. Ahdin adalah temannya mamat, jadi anak smp itu tau kalau Gina itu buah dadanya nikmat untuk dihisap, dan cewek itu bisa disetubuhi dengan mudah.
Saturday
Cerita Seks: Gina ngeseks Dirumah
"Mbak Gina, kok sendiri?", "iya, ayah lagi kerja" Gina memang tinggal bersama ayahnya saja, cewek itu ternyata juga pernah hamil, tapi segera digugurkan. "ooh, hehehe" Kali itu ada mamat, anak smp tetangganya Gina. dirumah Gina yang sepi itu, mamat sudah sering mampir. Tiba tiba mamat mendekati Gina
yang duduk disofa, anak smp itu langsung tiduran dipangkuan Gina. "mmh... Mamat...", "seperti biasanya mbak, hehe" memang mamat sudah sering mampir dan tiduran dipangkuan Gina. Gina memang nonton tv, tapi mamat nonton buah dada. mamat tiba tiba meremas dan mengelus buah dada Gina dari luar tanktopnya. "Aahn... mamat, mmh", "hehe, loh, basah mbak tanktopnya", "mm? oh iya, tadi sebelum berangkat ayah sempat nyedot putingku", mamat tersenyum nakal, ia tarik tali tanktop di bahu Gina, lalu buah dada kiri milik Gina jadi keluar dari bungkusnya. "mamat minum juga ya mbak", Gina mengingat kata kata Fredi, kalau sebaiknya putingnya itu sering dihisap. "iya deh mat", "hehe...mm...mm... slruup...." Mamat terlihat begitu nikmat minum susu dari hasil hisapan mulutnya diputing Gina, sambil tiduran dipangkuan cewek 17 tahun itu.
Cerita Seks: Nyedot Susu Gina
"Permisi", "Oh, mbak Gina...", "siang mas Fredi, ini ada titipan dari ayahku", "ooh, itu, terima kasih", "iya, mas..." Fredi melihat Gina tampak begitu menggairahkan, cewek itu memakai tanktop, dan juga rok mini. "Jangan pulang dulu Gina", "hmm, ada apa mas?", "bisa bantuin mas Fredi?", "bantu ngapain?", "ini lagi bersih bersih, tinggal dikit aja", "ooh, boleh mas, mari saya bantu" Gina segera membantu Fredi membersihkan rumah itu. "Gina, itu tinggal disudut sana yang belum dipel, tolong ya", "ooh, iya mas" Gina segera mulai mengepel bagian sudut yang belum diurus. Fredi sempat mengurus yang lain, ketika melihat Gina, ia terkaget kaget, ia melihat buah dada Gina itu bergoyang goyang saat Gina mengepel. tanktop itu hanya menutupi sebagian dari gundukan besar itu, Fredi sesekali melihat puting susu Gina.
Subscribe to:
Posts (Atom)